top of page

“Khilafah: Menjamin Martabat, Keamanan, dan Hak-Hak Syar’i Perempuan”

  • 7 Feb 2022
  • 1 menit membaca

by : Kampanye Divisi Muslimah Kantor Media Pusat Hizb ut Tahrir


Setelah runtuhnya Khilafah, kehidupan perempuan di dunia Islam dan kaum Muslimah di seluruh dunia dihancurkan dengan segala bentuk penindasan dan kezaliman, penganiayaan, dan kemelaratan...

....di bawah sistem-sistem dan rezim buatan manusia yang melanggar kehormatan mereka, gagal memberikan keamanan fisik dan finansial kepada mereka, dan tidak mempedulikan hak-hak syar’i mereka yang telah ditetapkan Allah Swt. Ada jalan keluar dari mimpi buruk yang nyata dihadapi oleh jutaan Muslimah di seluruh dunia ini, dan jalan ini adalah penegakan kembali Khilafah yang berdasarkan metode kenabian, yang digambarkan oleh Rasulullah (saw) sebagai pelindung dan perisai atas kaum Muslimin. Namun, ada banyak ketakutan, keraguan, dan pertanyaan hari ini tentang apa artinya negara Khilafah ini bagi perempuan berikut status dan hak-hak mereka. Ketakutan dan keragu-raguan tersebut lahir dari kebohongan, tipuan, dan serangan selama berabad-abad yang dilakukan oleh pemerintahan kolonial, penulis, media, dan kaum feminis Barat tentang perlakuan terhadap perempuan di bawah kekuasaan Islam, yang terus saja mereka jajakan hingga saat ini.


Maka pada bulan Rajab ini, Divisi Muslimah Kantor Media Pusat Hizbut Tahrir, telah meluncurkan sebuah kampanye internasional untuk menjawab semua ketakutan, keraguan, dan pertanyaan tentang status perempuan di bawah kekuasaan Islam. Kampanye ini bertujuan untuk menyajikan sebuah pemahaman dan visi yang jelas tentang seperti apa kehidupan perempuan di bawah naungan negara Khilafah berkaitan dengan hak-hak, peran, dan perlakuan terhadap mereka, sebagaimana dibuktikan oleh nash-nash Islam, dan ditunjukkan oleh pemerintahan Islam di masa lalu, yang jauh dari berbagai kebohongan dan fantasi kolonial dan orientalis[]

Komentar


Post: Blog2 Post

©2020 Zahrah Leonard

  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
bottom of page